pahala membaca al quran dan keutamaan membaca al quran di bulan ramadhan

Assalamu’alaikum wr wb

Sebentar lagi ramadhan 1438 H tiba. gak kerasa ya. waktu terasa begitu cepat berlalu, tau-tau sudah mau ramadhan.. mau lebaran lagi. setahun lalu, apakah saya lebih baik atau lebih buruk dari ramadhan sebelumnya?

banyak fikiran yang muncul, senang sekaligus gundah menjadi satu. satu per satu potongan kejadian, kisah, perjalanan hidup, muncul dalam ingatan. ada rasa puas, tapi banyak pula penyesalan…

sambil terus merenung bertafakur dan berintrospeksi diri, saya pikir gak ada salahnya berbagi informasi mengenai pahala membaca al quran, khususnya keutamaan membaca al quran di bulan ramadhan ini.

harapan saya, semoga bermanfaat bagi diri sendiri, sebagai pengingat diri, syukur-syukur bermanfaat pula bagi pengunjung blog saya ini…

sebelumnya, saya lampirkan sebuah kisah fiktif. sebagai hidangan pembuka… selamat membaca

Lantunan Jiwa

Kamis, malam jum’at 30 bulan Rajab 1438 H…

Selepas Isya, sayup-sayup terdengar alunan suara jema’ah di masjid sedang melantukan sholawat nabi saw. lambat laun, gaungnya semakin terasa menyentuh hati.

di sela-sela kesibukan kerja, biasanya suara alunan firman Allah, dzikir dan sholawatan yang terdengar di telinga ini berlalu begitu saja tanpa kesan apapun, bukan kali ini saja aku dengar lantunan itu…

tapi malam ini ada yang berbeda.

tanpa berpikir panjang, ku pergi mandi dan menunaikan sholat isya. selepas sholat, ku termenung sejenak di atas sajadah. mencoba untuk menelusuri, mengikuti, menemukan kembali perasaan yang muncul tadi.

ahh, mungkin … salah satu tombol memori usang ku, yang menyimpan segala keindahan, ketenangan, kedamaian hati masa lalu ku tertekan kembali.. membawa semua rasa yang pernah ada dulu, ketika aku masih aktif di kegiatan keagamaan, baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggalku.

rasa rindu, rasa sejuk, rasa tenang dan damai di hati.. manakala ku sebut nama-Nya, ku baca kalam-Nya, dan ku sanjung kekasih-Nya…

memori itulah yang muncul, kerinduan.. rindu dengan “sesuatu” yang jelas nyata membuat hati ini tenang, tentram, aman dan damai. lantunan itu membangitkan memori bawah sadarku yang mulai usang, redup dan padam…

begitulah pikirku…

lalu sejenak, kembali ku teringat. sebentar lagi bulan ramadhan 1438 H tiba. sebentar lagi puasa. sebentar lagi tadarusan al quran, … rupanya tombol memori itu pun membuka kembali kenangan lama berupa segudang aktifitas masa lalu ku yang penuh dihiasi oleh ritual ibadah.. sesuatu yang tidak pernah aku lakukan lagi saat ini.

aku terlalu sibuk, hingga lalai dan tidak peduli lagi dengan keberadaan-Nya. kesadaran ku amat dangkal dan hanya menembus dimensi kebendaan dan materialistik semata. bahkan ketika ku melakukan ritual ibadah pun, terasa hambar dan tidak mampu menyentuh dimensi ruhani ku…

al quran, yang dulu ku yakini sebagai pedoman hidup, petunjuk, penyejuk dan penyembuh jiwa raga ku, berangsur angsur hilang dalam ingatan dan perhatianku. tidak ada panggilan dalam hati ini, untuk tergerak, membuka dan membacanya, kecuali ketika ku sholat.

hari demi hari, seperti itulah keadaannya…

sampai ketika lantunan itu terdengar, malam jum’at ini.. aku rindu, sekaligus malu. wahai tubuh yang fana dan hati yg lalai, kemanakah diriku selama ini?

pelan-pelan, sambil melipat sajadah. ada setitik niat yang lemah, untuk kembali mendengarkan seruan-Nya di hati, yang selama ini tuli, tertutup oleh kotoran, najis dan berhala-berhala yang menawan hati, membelenggu jiwa raga, dan merusak akal fikiran ku…

ya Allah, Tuhan ku, Sang Hyang Kersa.. ampunilah. bimbinglah. tolonglah hamba, …aamiin yra

Baca al quran (lagi) yuk!

saya yakin, anda semua pasti rajin beribadah. rajin sholat, rajin ngaji, rajin sedekah, dll. tapi kalau anda sebaliknya, ya.. jangan putus asa dari rahmat Allah swt. tiap manusia pasti berdosa kecuali kanjeng nabi saw.

dan kabar baiknya, tidak ada dosa yang sangat besar atau terlalu banyak bagi Allah swt. asalkan kita mau bertobat dengan sungguh-sungguh dan bergegas untuk memperbaiki kesalahan yang kita perbuat.

Sholat 5 waktu itu wajib hukumnya. oleh karena itu memperbaiki kuantitas dan kualitas sholat menjadi wajib pula.

namun demikian, jangan puas sampai bab sholat saja karena kebutuhan dan permasalahan kita sangat banyak, untuk itu, kita perlu bimbingan dan pedoman.

sebagai mahluk ciptaan-Nya yang mengakui bahwa tiada Tuhan selain Allah swt, sudah sepatutnya kita membaca, mendengarkan, melihat, memikirkan dan mengikuti firman-firman Nya. itulah al quran. itulah pedoman kita…

bagi yang jarang membaca al quran, yuk kita sama-sama kembali membiasakan diri membaca al quran sambil belajar memahami isinya.

bagi yang belum bisa atau lancar membaca al quran, tidak apa-apa. belajar membaca al quran saat ini sangat mudah dan murah. yang penting ada niat untuk belajar.

bagi yang belum bisa membaca al quran tetapi mau belajar membaca al quran dengan cepat, mudah dan murah secara mandiri, silahkan klik link di bawah ini :

panduan belajar membaca al quran dengan cepat

ok, yuk kita lanjutkan membaca artikel ini. kenapa sih kita harus membaca al quran?

Keutamaan membaca al quran

berikut ini saya rangkum, beberapa keutamaan al quran bagi yang membacanya, mengamalkannya dan mengajarkannya, dari berbagai sumber :

1.   Tidak ada derajat yang lebih tinggi dari pada orang yang suka membaca Al Qur’an

2.   Rumah yang didalamnya dibaca Al Qur’an, ahli rumah akan diberi berkah dan kebaikan, malaikat pun turut memenuhi rumah tersebut, dan setan akan keluar. Sebaliknya rumah yang didalamnya tidak dibaca Al Qur’an maka kehidupannya akan dipenuhi kesempitan, ketidak berkahan, Malaikat akan keluar dan setan ikut memenuhi rumah tersebut.

3.   Orang yang mengajarkan Al Qur’an pada anaknya pada masa kecil dan selalu membacanya pada masa tuanya akan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.

4.   Membaca Al Qur’an akan memberi nur dibumi dan simpanan bagi kita dilangit dan rumah yang didalamnya dibaca Al Qur’an akan menyinari ahli-ahli langit seperti bintang-bintang menyinari bumi.

5.   Tanda-tanda kecintaan Allah SWT adalah bahwa Allah SWT memasukkan rasa cinta pada Al Qur’an dalam hati seseorang (selalu ingin membacanya)

6.   Seorang muslim yang hendak berbaring ditempat tidurnya lalu ia membaca salah satu surat dari Al Qur’an, Allah akan tugaskan satu malaikat untuk menjaganya, dan tidak ada satu bahaya pun akan mendekatinya, sehingga ia terjaga kapan saja

7.   Seseorang yang sibuk membaca, menghafal, mempelajari, memahami Al Qur’an sehingga tidak mempunyai waktu untuk berdoa maka Allah SWT  akan memberikan sesuatu yang lebih utama dari pada yang diberikan pada orang yang berdoa.

8.   Barang siapa yang membaca 10 ayat dari Al Qur’an didalam satu malam, maka dicatat banginya pahala 1 qintar, dan 1 qintar itu lebih baik dari pada dunia dan serta segala seisinya

9.   Orang yang beriman pada Al Qur’an dan mengamalkannya maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya dan akan memuliakannya didunia dan diakhirat.

10. Dengan membaca Al Qur’an dan banyak mengingat maut akan menyebabkan hati bersinar dan akan memantulkan sifat ma’rifat yang terang (pengkilat hati yang seperti besi berkarat dalam air)

11. Bacaan Al Qur’an dalam shalat lebih baik dari pada bacaan Al Qur’an diluar shalat. Bacaan diluar shalat lebih baik dari pada membaca tasbih dan takbir, bacaan tasbih lebih baik dari pada puasa dan puasa adalah perisai (penghalang) api neraka.

12. Orang yang ahli dalam Al Qur’an (benar-benar menghafalnya, sering membacanya, memahami makna dan maksudnya) dihari mahsyar akan bersama malaikat pencatat yang mulia dan benar dan orang yang terbata-bata dalam membaca Al Qur’an dan bersusah payah mempelajarinya mendapat pahala 2 kali lipat (1 dari bacaanya dan 1 lagi dari kesungguhannya dalam berusaha)

13. Barang siapa yang sungguh-sungguh  ingin menghafal Al Qur’an tapi tidak mampu, tapi terus menerus membacanya Maka Allah SWT akan membangkitkannya dihari Mahsyar dengan para Hafiz Al Qur’an (Para Hafiz Al Qur’an dapat mensafaati 10 keluarganya yang sudah dijamin masuk neraka kecuali mereka yang syirik dan kafir)

14. Barangsiapa yang menghormati, dan menunaikan hak-haknya dan mengamalkan Al Qur’an. Maka Al Qur’an akan membelanya dihadapan Allah SWT dan memberi syafaat dan menaikkan derajatnya.

15. Barangsiapa membaca Al Qur’an dan mengamalkan apa yang ada didalamnya maka pada hari kiamat dia dan kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota yang cahayanya lebih terang dari pada matahari serta dipakaikan pakaian keindahan dan keindahannya tidak ada yang sanggup menandinginya.

16. Barangsiapa yang membaca dan menghafal Al Qur’an serta menghalalkan dan mengharamkan apa yang dihalalkan diharamkannya maka Allah SWT akan memasukkannya kedalam surga dan menjaminnya untuk memberi syafaat pada 10 orang ahli keluarganya yang diwajikan neraka (kecuali syirik dan Kafir) (Al maidah :72)

17. Banyak membaca Al Qur’an dapat menguatkan ingatan, membersihkan batin, menguatkan rohani dan mewangikan mulut.

18. Barangsiapa mengajarkan anak-anaknya membaca Al Qur’an maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu dan yang akan datang.

19. Membaca 1 huruf Al Qur’an maka Allah akan diberi 10 pahala kebaikan (Al an’am : 10)

20. Barangsiapa yang mendengarkan 1 ayat Al Qur’an Al Qur’an akan ditulis 1 kebaikan berlipat ganda dan yang membacanya akan diberi nur pada hari kiamat.

21. Kaum yang berkumpul membaca Al Qur’an dan saling mengajarkan akan diberi sakinah, disirami rahmat, malaikatpun mengerumuni mereka dan Allah SWT  menyebut mereka dikalangan mereka disisinya.

22. Barangsiapa membaca 10 ayat pada malam hari maka ia tidak akan ditulis sebagai orang yang lalai, 100 ayat akan dicatat sebagai orang yang taat dan diselamatkan dari tuntutan Al Qur’an, 200 ayat maka ia mendapat ibadah pahala semalam suntuk.

23. Barangsiapa membaca Al Qur’an yang dengannya ia mendapat makanan dari manusia (untuk tujuan dunia) maka ia akan dibangkitkan pada hari kiamat dengan muka hanya tulang tanpa daging.

24. Sebaik-baik kamu adalah orang yang belajar Al Qur’an dan mengajarkannya

25. Membaca/mempelajari beberapa ayat Al Qur’an adalah lebih baik dan lebih berharga dari pada kerajaan seluas 7 benua yang bersifat sementara dan pahalanya bermanfaat untuk selama-lamanya.

26. Membaca Al Qur’an tanpa melihat mushaf mendapat 1000 derajat dan orang yang membaca Al Qur’an dengan melihat mushaf 2000 derajat (lebih afdol)

27. Membaca Al Qur’an dalam shalat maka Setiap hurufnya akan mendapat pahala 100 kebaikan, jika sambil duduk dalam shalat akan mendapat 50 kebaikan dalam Setiap hurufnya, jika dibaca diluar shalat dalam keadaan berwudhu maka akan mendapatkan 25 kebaikan dalam Setiap hurufnya, dan jika dibaca tanpa wudhu akan mendapat pahala 10 kebaikan di Setiap hurufnya.

28. Kebanggan, kemuliaan dan kehormatan ummat ini adalah dengan membaca Al Qur’an, menghafalnya, mengerjakannya dan beramal dengannya dan apa saja yang berhubungan dengan Al Qur’an

29. Tidak ada yang dapat mendekatkan diri kepada Allah kecuali dengan perantaraan Al Qur’an dan membaca Al Qur’an akan menyebabkan kita lebih bertawajjuh dan memberi kesan tersendiri pada diri pembaca.

30. Ahli Al Qur’an (yang selalu menyibukkan dengan Al Qur’an) adalah ahli Allah dimana setiap waktu Allah akan selalu mengirim kasih sayangnya dan mereka orang-orang istimewa Allah sehingga mendapat kemuliaan.

31. Membaca Al Qur’an dengan suara keras dalah seperti memberi shadaqah dengan terang-terangan dan dengan perlahan seperti memberik sedekah dengan sembunyi-sembunyi.

32. Tidak ada penolong yang lebih utama kedudukannya disisi Allah SWT pada hari kiamat dari pada Al Qur’an (bukan dari Golongan Nabi, Malaikat dan Lain sebagainya)

33. Mempelajari 1 ayat Al Qur’an pada pagi hari lebih baik dari pada shalat 100 rakaat, mempelajari 1 bab ilmu pada pagi hari lebih baik dari pada shalat 1000 rakaat.

34. Seseorang yang mempelajari Al Qur’an menjaga dan membacanya pada tengah malam dalam shalat dimisalkan seperti mangkuk terbuka penuh dengan kasturi yang baunya menyebar keseluruh tempat, sedangkan seorang hafiz Al Qur’an yang tidur dan tidak membaca Al Qur’an karena lalai tapi Al Qur’an berada dalam hatinya seperti mangkuk penuh kasturi tetapi baunya tidak menyebar (Nur berkah terhalang pada orang lain)

35. Mengamalkan kandungan Al Qur’an akan menghindarkan kita dari fitnah

36. Setiap satu huruf dalam tiap ayat Al quran itu ada satu malaikat yang ditugaskan Allah swt untuk menjaganya. oleh sebab itu tidak mengherankan bila seseorang selalu mendawamkan membaca atau mencintai suatu ayat atau surah tertentu, melainkan dengan izin dan ridhoNya, Allah memberikan keutamaan baik di dunia (karomah) khususnya di akhirat.

dan masih banyak lagi yang saya belum tulis disini mengenai keutamaan al quran. tapi rasanya, poin di atas, cukuplah bagi kita semua sebagai ilmu untuk menambah keyakinan dan mulai kembali membaca serta mengamalkan isi al quran.

Keutamaan membaca al quran di bulan ramadhan

banyak hadist nabi saw yang menjelaskan bahwa tiap amal sholeh di bulan ramadhan, akan dilipatgandakan nilai pahalanya oleh Allah swt di bulan ramadhan, termasuk membaca al quran.

berikut keistimewaan al quran yang keutamaan dan pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah swt di bulan suci ramadhan :

1. Firman Allah Ta ‘ala :

”Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Al-Qur’an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. ” (An-Nahl: 89)

2. Firman Allah Ta’ala .

… Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus. ” (Al-Ma’idah: 15-16)

3. Firman Allah Ta ‘ala :

”Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (Yunus: 57)

4. Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam :

”Bacalah Al-Qur’an, karena ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafa ‘at bagi pembacanya. ” (HR. Muslim dari Abu Umamah)

5. Dari An-Nawwas bin Sam’an radhiallahu ‘anhu, katanya : Aku mendengar Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

”Didatangkan pada hari Kiamat Al-Qur’an dan para pembacanya yang mereka itu dahulu mengamalkannya di dunia, dengan didahului oleh surat Al Baqarah dan Ali Imran yang membela pembaca kedua surat ini. ” (HR. Muslim)

6. Dari Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu, katanya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

”Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya. ” (HR. Al-Bukhari)

7. Dari Ibnu Mas’ud radhiallahu ‘anhu, katanya: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

”Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan itu dibalas sepuluh kali lipatnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf; tetapi alif satu huruf; lam satu huruf dan mim satu huruf. ” (HR. At-Tirmidzi, katanya: hadits hasan shahih)

8. Dari Abdullah bin Amr bin Al ‘Ash radhiallahu ‘anhuma, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Dikatakan kepada pembaca Al-Qur’an: ”Bacalah, naiklah dan bacalah dengan pelan sebagaimana yang telah kamu lakukan di dunia, karena kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang kamu baca. ”(HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi dengan mengatakan: hadits hasan shahih).

9. Dari Aisyah radhiallahu ‘anhu, katanya: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

”Orang yang membaca Al-Qur’an dengan mahir adalah bersama para malaikat yang mulia lagi taat, sedangkan orang yang membaca Al-Quran dengan tergagap dan susah membacanya baginya dua pahala. ” (Hadits Muttafaq ‘Alaih).

Dua pahala, yakni pahala membaca dan pahala susah payahnya.

10. Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :”Tidak boleh hasut kecuali dalam dua perkaua, yaitu: orang yang dikaruniai Allah Al-Qur’an lalu diamalkannya pada waktu malam dan siang, dan orang yang dikaruniai Allah harta lalu diinfakkannya pada waktu malam dan siang ”(Hadits Muttafaq ‘Alaih).

Kesimpulan

Membaca, mempelajari, mengamalkan dan mengajarkan al quran menjadi wajib hukumnya, bila kita menyadari bahwa al quran adalah ucapan Allah swt kepada kita, mahluk Nya.

ucapan itu berwujud perintah, larangan, kisah, panduan berdoa/berdialog/berkomunikasi dengan Nya, dll

tanpa bimbingan dasar dari al quran, rasanya sangat sulit bahkan mustahil bagi kita untuk menjalani hidup ini di jalan yang benar dan di ridhoi Nya.

pikiran dan hati diciptakan untuk memahami dan merasakan. namun demikian, tanpa panduan, pedoman Al quran serta contoh dari kanjeng nabi saw, tentunya jalan untuk memahami dan merasakan keberadaan, kehendak dan aturan-Nya terasa sulit untuk kita rasakan.

kesulitan karena kebodohan dan ketidaksadaran ruhani inilah yang membuat kita menjadi kerap gelisah, sedih, marah, dll

Singkat cerita, yuk kita baca quran lagi. meningkat kepada pemahaman, lalu pengamalan. terakhir yuk kita ajarkan al quran minimal kepada keluarga kita, anak keturunan kita …

bagaimana kalau anda belum bisa membaca al quran? jangan berkecil hati. kita belajar sama-sama, tidak akan sulit kalau ada niat, selalu ada jalan kalau ada kemauan.

bagi yang belum bisa membaca al quran, silahkan beli panduan membaca al quran dengan mudah.

lebih baik lagi kalau didampingi oleh seorang guru membaca al quran.

demikian, semoga artikel ini bermanfaat.

wassalam

Save

Save

Save

Save

Save

Leave a Comment